SEMARANG, mediasapujagad.com – Pembuatan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) Kabupaten Grobogan Tahun 2025 hampir rampung. Hingga 25 November 2025, realisasi pekerjaan telah mencapai 98,65 persen.
Hal tersebut terungkap dalam kegiatan penyerahan Peta ZNT Kabupaten Grobogan oleh PT Fasade Kobeltama Internasional kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Grobogan, Selasa (17/12).
Sebelumnya, supervisi progres pekerjaan dilaksanakan pada 27 November 2025 melalui presentasi di hadapan Direktorat Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Kantor Wilayah BPN Jawa Tengah, Kantor Pertanahan Kabupaten Grobogan, serta perwakilan pemerintah daerah dan kecamatan.
Baca Juga: Pengambilan Sumpah Pemohon Sertipikat Pengganti Hilang Dilaksanakan di Kantor Pertanahan Grobogan
Dari hasil analisis dan pengolahan data, terbentuk 2.356 zona nilai tanah dengan total 7.790 sampel, terdiri dari 2.989 sampel pertanian dan 4.801 sampel nonpertanian yang tersebar di seluruh Kabupaten Grobogan.
Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan Kabupaten Grobogan, Amrianto Samad, menyebutkan data ZNT menjadi fondasi penting bagi perencanaan pembangunan daerah.
“ZNT memberikan gambaran nilai tanah yang riil dan terukur sehingga sangat membantu dalam pengambilan kebijakan pertanahan dan pembangunan,” ujarnya.
Hasil pemetaan menunjukkan nilai tanah tertinggi berada di Kecamatan Purwodadi dan Toroh, sementara nilai terendah berada di Kecamatan Geyer.
Baca Juga: NasDem Dorong Kader Jadi Garda Depan Penguatan Persatuan Bangsa di Grobogan
Sejumlah penyesuaian masih dilakukan terhadap zona bernilai ekstrem agar benar-benar mencerminkan kondisi lapangan.
Output akhir kegiatan ini berupa Peta ZNT skala 1:10.000 beserta peta pendukung lainnya yang akan digunakan sebagai rujukan resmi nilai tanah di Kabupaten Grobogan.
Editor:Setyo Utomo







