GROBOGAN, mediasapujagad.com – Bupati Grobogan menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, dalam rapat paripurna, Rabu (02/07).
Bupati Grobogan Setyo Hadi mengucapkan terima kasih atas perhatian, saran, serta masukan yang disampaikan Dewan.
“Semoga kerja sama yang sudah terjalin ini dapat menjadi upaya bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan merata dan dinikmati seluruh lapisan masyarakat menuju Grobogan Hebat yang lebih sejahtera,” kata Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Polri yang baru saja memperingati Hari Bhayangkara ke-79 pada 1 Juli 2025.
Dengan tema Polri untuk Masyarakat, Bupati berharap Polri terus berperan strategis dalam menjaga keamanan, menegakkan ketertiban, dan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pendapatan dan Belanja
Dalam paparannya, Bupati menjelaskan bahwa realisasi pendapatan daerah tahun 2024 mencapai 100,36% dari target yang direncanakan.
“Pendapatan dari retribusi daerah melalui Disperindag terealisasi 108,97%, terutama dari retribusi kios dan penyediaan fasilitas pasar,” ungkapnya.
Sementara itu, pendapatan pajak daerah yang dikelola BPPKAD terealisasi 108,91%, dengan capaian tertinggi dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp33,98 miliar atau 121,37% dari target.
Meski demikian, beberapa sektor belum mencapai target.
Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung yang dikelola Dinas PUPR hanya terealisasi 77,54% akibat lamanya proses pengurusan dokumen Amdal sebagai salah satu syarat.
Untuk belanja, realisasi mencapai 96,58%. Namun, terdapat kegiatan yang belum sesuai rencana.
Di antaranya belanja modal aset lainnya pada Dinas Kesehatan yang hanya 32,42% terealisasi, karena pengembangan aplikasi di RSUD Ki Ageng Selo dianggap belum mendesak dan pendapatan RSUD Ki Ageng Getas Pendowo belum memadai untuk pengadaan aplikasi rekam medis elektronik.
Di Dinas Pendidikan, kegiatan pengembangan karir guru SMP hanya mencapai 58,5% karena adanya perubahan kebijakan penilaian angka kredit yang kini melalui Platform Merdeka Mengajar.
Menanggapi saran Dewan terkait pencurian aset daerah seperti besi pengaman saluran air di Alun-alun Purwodadi, Pemkab akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindak tegas pelaku.
Sementara terkait serangan hama tikus yang menyerang lahan pertanian, khususnya di Kecamatan Pulokulon, gerakan pengendalian telah dilakukan sejak 20 Juni 2025 melalui metode pengemposan belerang, penggalian liang aktif, dan gropyokan.
“Kami harap gerakan ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah,” tandas Bupati.
Pemerintah juga membuka ruang diskusi lebih lanjut dalam pembahasan di sidang-sidang Dewan bersama SKPD teknis terkait.
Editor : Setyo Utomo







