instagram youtube
logo

      2025 | MEDIASAPUJAGAD.COM - All Rights Reserved

Bonsai Harga Ratusan Juta Meriahkan Kontes Tingkat Nasional di Grobogan

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Penyelenggara Kontes Bonsai Nasional 2025, Kukuh Prasetyo Rusady, sekaligus juga Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan. (Dok. Mediasapujagad.com)

Ketua Panitia Penyelenggara Kontes Bonsai Nasional 2025, Kukuh Prasetyo Rusady, sekaligus juga Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan. (Dok. Mediasapujagad.com)

GROBOGAN, Mediasapujagad.com – Deretan tanaman bonsai yang indah bersaing merebut hati para juri. Ada sebanyak 1.001 bonsai mengikuti kontes nasional di halaman Rumah Kedelai Grobogan (RKG) Jawa Tengah.

Ketua Panitia Penyelenggara Kontes, Kukuh Prasetyo Rusady menjelaskan, kejuaraan bonsai tingkat nasional ini merupakan kedua kalinya digelar di Kabupaten Grobogan oleh Persatuan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI).

”Kontes ini juga untuk memeriahkan Hari Jadi ke-299 Kabupaten Grobogan. Peserta ada yang dari Bali, Sumatera, Kalimantan, Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Jogyakarta,” katanya.

Kukuh mengatakan, penilaian bonsai dilakukan juri tingkat nasional. Jenis bonsai yang mengikuti kejuaraan ini seperti Serut, Anting Putri, Hokiantea, Ulmus, Lagundri, Asam Jawa, Santigi. Kemudian Cemara, Waru, Beringin Korea, Beringin Jawa, Iprik, Kimeng, Lohansung, dan Amplas.

Para juri tingkat nasional sedang memberikan penilaian dalam Kontes Bonsai Nasional 2025 di halaman Rumah Kedelai Grobogan (RKG) Jawa Tengah. (Dok. Mediasapujagad.com)

Dalam penilaian bonsai, lanjut Kukuh, tak hanya memilih yang bagus dalam kontes. Tetapi PPBI mempunyai sistem standarisasi penilaian oleh juri, seperti penampilan, dasar, keserasian, hingga kematangan. Dari penilaian, juga ada elemen lain meliputi keseimbangan, kualitas, gerak dasar, karakter, serta alur pohon.

Lalu ada proporsi, dimensi, harmoni, dan peletakan di pot. Selanjutnya ada kematangan keseimbangan anatomi, kesatuan dan yang dipamerkan pohon hidup. Ada penilaian kesehatan dari bonsai sendiri.

Bupati Grobogan Setyo Hadi melihat langsung deretan bonsai dalam Kontes Bonsai Nasional 2025 di halaman Rumah Kedelai Grobogan (RKG) Jawa Tengah. (Dok. Mediasapujagad.com)

”Ada penilaian pot fungsi utama pelengkap dari bonsai yang tidak bisa dipisahkan. Dari bahasa jepang Bon artinya Pot dan Sai artinya pohon atau tanaman. Jadi harus jadi kesatuan. Maka ketepatan pemilihan bentuk warna juga bisa menghadirkan dari keseimbangan keserasian dan penampilanya,” terangnya.

Kukuh menambahkan, untuk mengikuti kejuaraan bonsai harus melalui jenjang sesuai kelas. Pertama, kelas prospek, setelah itu naik ke Pratama. Kemudian ke Madya, lalu paling atas ke Utama.

”Jadi ada jenjang untuk kategori yang diikuti untuk bisa mengikuti kejuaraan bonsai sampai tingkat Madya hingga Utama,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekertaris Dinas Pertanian Grobogan ini.

Kukuh berharap adanya kontes bonsai tingkat nasional ini mampu menggali potensi para penghobi bonsai yang melakukan budidaya tanaman bonsai, karena hasil budidaya tanaman bonsai lebih menjanjikan daripada tanaman bonsai yang diambil di hutan.

“Selain merusak ekosistem tanaman hutan, biasanya hasil budidaya bonsai dari tanaman hutan juga kurang punya nilai jual dan eksotis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pastikan Keandalan Listrik Perayaan Natal, PLN UP3 Grobogan Lakukan Kunjungan ke Gereja di Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak
Peta ZNT Grobogan Hampir Rampung, 2.356 Zona Nilai Tanah Terpetakan
Sidak Harga Beras di Grobogan, Bapanas Pastikan Tak Ada yang Melebihi HET
Tiket Libur Nataru Sudah Mulai Dibeli, KAI Daop 4 Ajak Rencanakan Perjalanan Lebih Awal Lewat Access by KAI
SPPG di Grobogan Dipastikan Tak Tumpang Tindih, Begini Penjelasannya
Longsoran Tanggul Ancam Rumah Warga Kuripan, Minta Dibuatkan Talud Permanen
BPN Grobogan Gelar Pengambilan Sumpah Sertipikat Pengganti Milik Warga Telawah yang Hilang
Dana Transfer ke Pemkab Grobogan Bakal Berkurang Rp 380 MILIAR

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:38

Pastikan Keandalan Listrik Perayaan Natal, PLN UP3 Grobogan Lakukan Kunjungan ke Gereja di Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak

Jumat, 14 November 2025 - 16:10

Sidak Harga Beras di Grobogan, Bapanas Pastikan Tak Ada yang Melebihi HET

Jumat, 14 November 2025 - 16:00

Tiket Libur Nataru Sudah Mulai Dibeli, KAI Daop 4 Ajak Rencanakan Perjalanan Lebih Awal Lewat Access by KAI

Kamis, 13 November 2025 - 20:07

SPPG di Grobogan Dipastikan Tak Tumpang Tindih, Begini Penjelasannya

Kamis, 13 November 2025 - 19:59

Longsoran Tanggul Ancam Rumah Warga Kuripan, Minta Dibuatkan Talud Permanen

Berita Terbaru

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto. (mediasapujagad.com/dok)

Kesehatan

Program MBG Belum Merata, Edy Desak BGN Sasar Wilayah 3T

Selasa, 20 Jan 2026 - 19:02