instagram youtube
logo

      2025 | MEDIASAPUJAGAD.COM - All Rights Reserved

Revitalisasi Keraton Surakarta: Dari Konflik Internal Menuju Kebangkitan Budaya Jawa

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Yayasan Forum Budaya Mataram (FBM) sekaligus Ketua Umum Dewan Pemerhati dan Penyelamat Seni Budaya Indonesia (DPPSBI), BRM Dr Kusumo Putro (kemeja hitam celana jeans biru) saat mengisi diskusi budaya. (mediasaoujagad.com/dok)

Ketua Umum Yayasan Forum Budaya Mataram (FBM) sekaligus Ketua Umum Dewan Pemerhati dan Penyelamat Seni Budaya Indonesia (DPPSBI), BRM Dr Kusumo Putro (kemeja hitam celana jeans biru) saat mengisi diskusi budaya. (mediasaoujagad.com/dok)

SURAKARTA, mediasapujagad.com.com – Rencana hajad dalem jumenengan nata Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakoe Boewono (PB) XIV di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akhir pekan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya Jawa.

Di tengah dinamika dan perbedaan pendapat di internal kerabat Keraton, masyarakat menilai sudah saatnya Keraton berbenah dan kembali pada peran utamanya sebagai pusat budaya dan kearifan lokal.

Ketua Umum Forum Budaya Mataram (FBM) sekaligus Ketua Umum Dewan Pemerhati dan Penyelamat Seni Budaya Indonesia (DPPSBI), BRM Dr Kusumo Putro SH MH, menilai konflik yang terjadi di tubuh Keraton seharusnya menjadi bahan introspeksi bersama, bukan justru memperlebar perpecahan.

“Sejarah panjang Keraton Surakarta telah memberi banyak pelajaran. Konflik perebutan tahta dan perbedaan pandangan sudah sering terjadi sejak masa Mataram Islam hingga kini.”

“Namun jika kita mau belajar dari sejarah, seharusnya kita bisa menempuh jalan yang lebih bijak,” ujarnya, Kamis (13/11).

Baca Juga: Tebar Perdamaian, Aliansi Masyarakat Kota Solo Targetkan Pasang 25.000 Stiker Joglosukun

Menurut Kusumo, para leluhur seperti Ki Ageng Pemanahan, Panembahan Senopati, hingga Sultan Agung Hanyokrokusumo membangun kejayaan Mataram bukan karena kekuasaan, melainkan karena ketekunan spiritual, etika, dan keinginan luhur menjaga harmoni kehidupan.

“Revitalisasi Keraton harus dimulai dengan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur itu. Keraton bukan simbol politik, tapi pusat spiritual, sosial, dan kebudayaan. Kalau hal itu bisa dikembalikan, maka Keraton akan kembali bersinar sebagai cahaya budaya Nusantara,” katanya.

Ia menegaskan, kemajuan dan kemunduran Keraton bergantung pada kemampuan para penerusnya memahami nilai-nilai paugeran (tata aturan) dan tata krama yang diwariskan para leluhur.

Nilai-nilai itu bukan hukum tertulis, tetapi mengandung makna moral yang kuat untuk menjaga keseimbangan hidup.

Baca Juga: Forum Budaya Mataram Ajak Keluarga Keraton Bersatu Hadapi Suksesi, Hindari Kepentingan Pribadi

Kusumo berharap pemerintah daerah, pegiat budaya, dan masyarakat ikut mendukung revitalisasi fungsi Keraton sebagai pusat budaya.

Tidak hanya sebagai tempat upacara adat, tetapi juga ruang edukasi dan pelestarian nilai-nilai luhur Jawa.

“Solo dikenal sebagai kota budaya. Keraton Surakarta adalah jantungnya. Sudah seharusnya semua pihak bersatu, meninggalkan ego, dan menghidupkan kembali ruh kebudayaan Jawa agar bermanfaat bagi generasi muda,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kusumo menambahkan, cita-cita besar yang harus diwujudkan bukan kejayaan kekuasaan, melainkan kejayaan budaya.

“Kejayaan masa depan Keraton bukan tentang siapa yang berkuasa, tapi siapa yang mampu menjaga dan meneruskan warisan luhur para pendiri Mataram,” tegasnya.

Editor: Setyo Utomo

Berita Terkait

Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Dorong Evaluasi Total dan Audit SPPG
Disperindag Grobogan Siap Gas Program Industri dan Perdagangan Usai Terima DPA
Pastikan Keandalan Listrik Perayaan Natal, PLN UP3 Grobogan Lakukan Kunjungan ke Gereja di Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak
Tahun Baru 2026 Lebih Sehat dan Percaya Diri, YBM PLN UP3 Grobogan Fasilitasi Khitan Massal Anak Dhuafa
Peta ZNT Grobogan Hampir Rampung, 2.356 Zona Nilai Tanah Terpetakan
NasDem Dorong Kader Jadi Garda Depan Penguatan Persatuan Bangsa di Grobogan
PLN Pastikan Keandalan Listrik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pegawai UP3 Grobogan Ikuti Apel Siaga Nasional
Dukung Kemandirian Ekonomi Rakyat, YBM PLN UP3 Grobogan Serahkan Bantuan Usaha kepada Enam Penerima

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:27

Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Dorong Evaluasi Total dan Audit SPPG

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:36

Disperindag Grobogan Siap Gas Program Industri dan Perdagangan Usai Terima DPA

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:38

Pastikan Keandalan Listrik Perayaan Natal, PLN UP3 Grobogan Lakukan Kunjungan ke Gereja di Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:03

Tahun Baru 2026 Lebih Sehat dan Percaya Diri, YBM PLN UP3 Grobogan Fasilitasi Khitan Massal Anak Dhuafa

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:53

NasDem Dorong Kader Jadi Garda Depan Penguatan Persatuan Bangsa di Grobogan

Berita Terbaru

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto. (mediasapujagad.com/dok)

Kesehatan

Program MBG Belum Merata, Edy Desak BGN Sasar Wilayah 3T

Selasa, 20 Jan 2026 - 19:02