GROBOGAN, mediasapujagad.com – Sebanyak 138 anak yang terjaring sweeping saat aksi kericuhan di Purwodadi akhirnya dipulangkan oleh Polres Grobogan.
Mereka diserahkan kepada orang tua masing-masing dengan didampingi pihak sekolah dan Kementerian Agama (Kemenag), Senin (01/09).
Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Risky Ari Budianto melalui KBO Sat Reskrim Iptu Imam mengungkapkan sebanyak 138 anak diserahkan ke orang tuanya dengan pendampingan pihak sekolah dan Kemenag.
Mereka juga sudah diberi arahan agar fokus pada belajar, tumbuh kembang, serta pembinaan baik dari orang tua maupun sekolah.
Sebelum dipulangkan, para orangtua murid juga mendapat arahan langsung dari KBO Sat Lantas Moch Agus Salim.
Ia menekankan agar orang tua lebih menjaga dan mengawasi putra-putrinya sehingga tidak terjerumus kembali dalam aksi serupa.
“Harapannya, kejadian ini tidak terulang lagi,” tegasnya.
Sebelumnya, Polres Grobogan juga membebaskan sebanyak 95 pelajar pada Minggu 31 Agustus 2025 malam.
Mereka diduga terlibat dalam aksi demonstrasi ricuh pada Sabtu 30 Agustus 2025.
Pelepasan itu disambut haru hingga isak tangis para orang tua yang menjemput anaknya.
Para pelajar tersebut dibebaskan setelah orang tua menandatangani surat pernyataan dan mendapat pembinaan dari personel Polres Grobogan serta Dinas Pendidikan (Disdik) Grobogan.
Plt Sekretaris Disdik Grobogan, Sudrajat Dangu Asmoro, yang hadir dalam kesempatan itu, meminta agar para pelajar tidak mengulangi perbuatannya.
“Kami minta anak-anak fokus pada sekolah dan masa depan mereka, jangan sampai terlibat lagi dalam aksi serupa,” ujarnya.
Editor : Setyo Utomo







